MENGENAL XLARGE CLOTHING, PIONIR BRAND STREETWEAR ASAL LOS ANGELES






By : winanda


Sejak lama amerika sudah dikenal sebagai negara penghasil brand streetwear paling berpengaruh di dunia. Sebut saja Carhartt, undefeated, stussy, off white, hingga supreme. Daftar tersebut hanya sebagian kecil dari banyaknya brand streetwear di amerika. Bisa jadi jumlah brand disana sekarang bertambah semakin banyak.

Dari sekian banyak brand streetwear asal amerika, kita lebih tertarik oleh salah satu brand asal los angeles, XLARGE CLOTHING. Brand ini juga menjadi inspirasi SATTA dalam membuat karya hingga movement. 

Di kesempatan kali ini SATTA akan sedikit coba membahas brand yang sempat di naungi oleh Mike D (beastie boys) sebagai tombak awal pergerakannya.


Credit : akimbo


XLARGE didirikan oleh dua orang co-founder bernama ELI BONERZ dan ADAM SILVERMAN di daerah los feliz, vermon street, los angeles pada november tahun 1991. XLARGE mulai mengambil pasar clothing mereka dengan melakukan banyak pendekatan terhadap berbagai public figure dan komunitas di daerah sekitar los angeles, seperti Mike D dari beastie boys, Spike jonze foto dan videografer para pemain  skateboard, hingga artis chloe sevigny.


Credit : the hundreds

XLARGE selalu dikenal dengan logo khas gorilla hitam putihnya. Darimana sih sebenarnya logo ini tercipta? 

Logo gorilla ini sebenarnya terinspirasi dari merk brand workwear ben davis dan juga karya seni dari stevan gianako berjudul "Millions of gorillas"

Saat itu eli mencoba menghubungi dengan menelpon gianako untuk meminta izin menggunakan karya tersebut sebagai logo. Awalnya gianako pesimis jika karyanya bisa diterima ke ranah dunia fashion. Setelah mendapatkan perijinan, team XLARGE berinisiatif untuk menambahkan tulisan font futura ke dalam gambar, dan hingga kini gambar tersebut menjadi salah satu logo paling ikonik di dunia streetwear.


"Millions of gorillas" Credit : invaluable


Di awal proses berdirinya XLARGE, adam silverman sudah berteman dan berkoneksi erat dengan Mike D. Adam mencoba mengajak personil beastie boys tersebut untuk ikut bergabung sebagai brainstroming dan menjadi salah satu konseptor di era awal XLARGE muncul. 

Konsep awal di pikiran mereka bertiga kala itu ingin mengeluarkan tema fashion untuk mewakili komunitas di wilayah los angeles, seperti workshirt, skateboarding, graffiti, hingga musik hip-hop.


Credit : the hundreds


XLARGE juga sempat menjual beberapa sepatu limited dari merk ternama seperti puma clyde, adidas superstar, nike cortez, dan bahkan memasukan beberapa kemeja workwear, topi serta chinos. For your information, mereka banyak mendapatkan setelan workwear sebagai pelengkap style casual dari toko angkatan darat.
 
Sedangkan eli dan adam mendapatkan semua sepatu limited dengan cara menelpon gudang dan factory outlet di seluruh amerika untuk menanyakan satu persatu stok sisa barang. Biasanya sepatu yang mereka cari adalah rilisan lama dan sudah jarang ada di toko retail official.

XLARGE sendiri akhirnya mencoba mengeluarkan produk pertamanya dengan merilis kaos logo original (O.G) bergambar gorilla yang saat itu masih di sablon menggunakan kaos hanes polos. 



Credit : the hundreds


Kepopuleran XLARGE mulai dilirik ketika pada tahun 1992 album check your head milik beastie boys rilis, Beberapa kali Mike D sering muncul di TV dan tertangkap kamera sedang mengenakan kaos XLARGE, dari sinilah muncul banyak ketertarikan penggemar dan penonton MTV untuk ikut memilikinya.

Sepanjang tour dunia album check your head (1992), beastie boys berkesempatan juga tampil di jepang, bahkan disana mereka memiliki penggemar cukup luar biasa. Secara tidak langsung Mike D dan beastie boys seperti menjadi promosi berjalan untuk XLARGE.

Karena hal inilah, di tahun 1992 XLARGE secara mengejutkan membuka toko keduanya di jepang untuk memenuhi hasrat para penggemar beastie boys disana. 


Credit : wikipedia


Berjalan dua tahun dari awal pembukaan, di tahun 1993, XLARGE mulai berfokus untuk merilis lebih banyak brand sendiri dan mengurangi penjualan koleksi sepatu awal mereka. Tema baru XLARGE kala itu cenderung lebih mengarah ke humor, sarkasme, dan ilmu pengetahuan, seperti membuat rip off dari logo lain, quotes, hingga memberikan aksen unik di logo gorilla. 

Seiring berjalannya waktu mereka mulai memperluas produksinya dengan membuat jaket, celana, topi, kemeja, hingga aksesoris. XLARGE sendiri  mempunyai ciri khas kaos dengan penempatan gambar sablon di bagian yang tidak umum dan bisa dibilang cukup aneh, sehingga mudah dikenali siapapun ketika sedang dipakai.


Credit : the hundreds


Di tahun awal XLARGE masih melakukan sistem jual beli melalui kontak langsung lewat telepon dan buku katalog. Ketika kepopuleran XLARGE meningkat, cara ini dianggap semakin kurang efisien, karena mereka mulai menerima sangat banyak pesanan telepon dari pembeli dan harus menjelaskan satu persatu stok dan spesifikasi produk.

Pada pertengahan 1997 XLARGE akhirnya mulai meluncurkan web resmi dengan nama domain XLARGE.COM.

Ketika pertama kali peluncuran web ini muncul, mereka juga melakukan pemasangan iklan besar di majalah grand royal edisi ke 5 dengan sebuah tagline unik bertuliskan

"Selamatkan pohon, gunakan internet. Dalam upaya berkelanjutan untuk melestarikan sumber daya alam kita, X-Large tidak akan lagi mencetak katalog di atas kertas. Jadi, untuk melihat produk baru kami, silahkan kunjungi situs web kami, yang baru dan lebih baik."


Credit : beastiemania



Lanjut di tahun 1994 XLARGE juga pernah mencoba bekerjasama dengan kim gordon (sonic youth) dan sofia coppola untuk menciptakan produk fashion bernama X-GIRL yang lebih mengarah ke sisi feminim. 

Sayangnya kerjasama ini hanya berlangsung beberapa tahun saja, dan di tahun 1998 X-GIRL terjual oleh perusahaan retail dan fashion industri asal jepang bernama B's international.


Credit : pinterest


Hal sedih akhirnya muncul ketika selama kurang lebih satu dekade berjalan dengan banyak komunitas dan merilis koleksi keren, di tahun 2008 eli memutuskan menjual XLARGE ke distributor mereka di jepang, B's industri. Sebelumnya mereka juga sempat membeli X-GIRL di tahun 1998. 

Lalu hal paling menyedihkan selanjutnya terjadi pada tahun 2013 ketika toko pertama XLARGE di los angeles memutuskan harus berhenti beroperasi, dan sekaligus menandakan 22 tahun xlarge berdiri.

Di beberapa tahun kiprahnya hingga pergantian kepemilikan, XLARGE sudah berkembang menjadi idola streetwear di kalangan remaja seluruh dunia. Produk dan movement mereka masih menjadi pengaruh bahkan inspirasi untuk brand lain, sebut saja bobby hundreds pemilik brand THE HUNDREDS.

Bobby juga menganggap XLARGE adalah salah satu influence dalam berkarya, hingga akhirnya THE HUNDREDS sempat beberapa kali berkolaborasi dangan XLARGE, dan bobby juga sempat menempatkan artikel tentang XLARGE di website THE HUNDREDS. 


Credit : beastimania


Tahun 2009, XLARGE mulai memasuki tahap pengembangan baru untuk berfokus pada pasar penjualan di jepang. Disana mereka tentu sangat diterima, mengingat toko kedua XLARGE sudah pernah ada sejak tahun 1992 dan Jepang sudah kita kenal sebagai salah satu negara dengan ketertarikan fashion paling besar di dunia.

SATTA sebenarnya merasa setelah XLARGE di ambil alih oleh perusahaan jepang, mereka masih tetap eksis, keren dan makin banyak kolaborasi baru, dan membuat brand ini tetap dicintai para penggemar.



Credit : adobe stock


Jika sering mengamati atau bahkan mengikuti perkembangan sosial media mereka beberapa tahun kebelakang, pasti kalian selalu dibuat kagum oleh kerjasama atau kolaborasi XLARGE dengan berbagai banyak lini subkultur, seperti film, musik, anime, hingga brand streetwear.

Untuk menutup artikel edisi kali ini,  SATTA sudah memilih kolaborasi keren XLARGE dengan beberapa lini subkultur. Yuk mari kita intip kolaborasi XLARGE favorit SATTA. 

ENJOY !!!



XLARGE X SUICIDAL TENDENCIES (2014)


Credit : suicidal tendencies





XLARGE X EPITAPH RECORDS (2020)


Credit : milled




XLARGE X TAMIYA (2021)

Credit : hypebeast




XLARGE X RICKY POWELL (2022)


Credit : xlarge




XLARGE X PUBLIC ENEMY (2022)


Credit : xlarge




XLARGE X A24 (2022)


Credit : xlarge




XLARGE X INITIAL D (2021)


Credit : xlarge




XLARGE X ALIEN MOVIE (2019)



Credit : xlarge



XLARGE X YU YU HAKUSHO (2019)


Credit : hypebeast



XLARGE X THE GERMS (2019)



Credit : xlarge



XLARGE X NAS (2014)


Credit : wear




XLARGE X NARUTO (2018)

Credit : hypebeast





Source : Xlarge, the hundreds, akimbo, beastiemania.




"SELALU BAIK BERSAMA SATTA"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 KOLABORASI SEPEDA DENGAN GRUP MUSIK PALING KEREN

5 KOLABORASI SNEAKERS VANS EDISI MUSIK TERBAIK

SABRANG SNAPE : PART TIME KOLEKTOR, FULL TIME ILUSTRATOR